Menjadikan puasa daud sebagai perisai diri

Dunia itu lezat, tapi tidak semua kelezatanya akan membawa kebaikan jika kita lahap. ada rambu-rambu halal haram serta baik buruk yang sudah seharusnya kita patuhi agar tidak salah dalam mengambil sikap, alih-alih mendapat kebahagiaan hidup, justru kesengsaraan hiduplah yang kita dapat apabila salah mengambil jalan, kita semua pasti berharap agar bisa meraih kebahagiaan hidup di dunia maupun akherat, namun sayangnya kemampuan serta pemahaman kita sangatlah terbatas untuk meraihnya, ilmu manusia hanyalah ibarat setitik yang dicelupkan ditengah samudra luas, sangat super kecil sekali jika dibandingkan dengan Allah yang maha berilmu, nah.. dengan keterbatasan tersebut maka bisa dipastikan sangat berat untuk bisa selalu berada di jalan yang lurus, gambaranya ibarat berjalan di atas rambut yang dibelah tujuh. untuk itu kita membutuhkan sesuatu yang bisa dijadikan perisai untuk menjaga diri agar senantiasa berada di jalan kebaikan, perisai itu bernama puasa, Allah sendiri memerintahkan kita untuk berpuasa seperti orang-orang terdahulu agar bertaqwa, karena orang bertaqwa itulah yang berhasil mendapatkan bahagia, jadi kita bisa menjadikan puasa daud sebagai perisai diri.

 

Contoh penjelasan kenapa menjalankan puasa daud itu berfungsi sebagai perisai diri

  1. sudah menjadi sifat umumnya manusia ingin makan enak dalam jumlah banyak, sayangnya perut dan tubuh tidaklah selalu bisa menerima seluruh makanan yang masuk, lambung yang dipaksa bekerja keras untuk mencerna banyak makanan berpotensi lelah sehingga timbulah beragam penyakit, dari mulai kolesterol, diabetes, batu ginjal, dan kawan-kawan. nah.. dengan menjalankan puasa daud maka mau tidak mau kita harus bisa mengontrol diri untuk makan secukupnya, seperlunya saja sesuai kebutuhan, dan dengan begitu maka kesehatan tubuh menjadi terkontrol, dan keuangan juga tidak boros untuk membeli makanan yang tidak perlu.
  2. Jika yang pertama tadi dalam hal makanan dan kesehatan, selanjutnya kita lihat dari sisi hubungan sosial, kita paham bahwa semua orang ingin diperlakukan dengan baik sehingga kita punya banyak teman baik, dan teman baik adalah salah satu bentuk rezeki yang nikmat. masalahnya adalah yang namanya manusia itu tidaklah selamanya baik, ada rasa marah, iri, drengki dan teman-temanya yang harus dikendalikan, ada sopan santun, dan rasa hormat yang perlu dijaga. nah.. pengendalian sikap tersebut akan lebih mudah dilakukan apabila sedang berpuasa.

 

Masih banyak hal lain yang bisa menggambarkan betapa hebatnya ketika menjadikan puasa daud sebagai perisai diri, terlalu banyak manfaat yang akan didapat sehingga orang-orang yang sudah terbiasa menjalankanya seakan tidak rela untuk berhenti melaksanakan ibadah puasa daud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas